PENGALAMAN KONDISI EMAUS
PENGALAMAN KONDISI EMAUS
(Luk. 24: 13-53)
PENDAHULUAN
1. Kondisi terkini dan mendatang sulit menjanjikan suatu yang bebas masalah.
2. Terkadang ikut TY seakan tidak seindah warna aslinya. Dan berjalan mulus diatas karpet merah atau di padang rumput hijau denga mata air yg tenang.
3. Ada banyak anak TY yang salah mengerti dan salah paham — yang akhirnya melarikan diri dari hal-hal yang berbau rohani.
4. Masalahnya adalah bagaimana respon kita atas masalah didepan kita atau atas harapan yang tidak sesuai yg kita harapkan itu, itulah kuncinya.
Sejak kebangkitan TY dari kubur, ada 3 peristiwa yang luar biasa di 3 kota.
Dan yang berkenaan dengan 2 peristiwa besar yang dialami TY, yaitu: Kebangkitan dan KenaikanNya.
Dan ini memberikan kepada kita pengajaran dan prinsip bahwa:
# a. Tuhan mau membawa semua kita untuk menerima berkat dan rancanganNya dengan utuh.
# b. Tuhan mampu membuat turning point (titik balik) yang mengubahkan keadaan (pembalikkan keadaan).
Namun ada hal yang bisa menghalangi kita bisa menerima sebagian atau bahkan sepenuhnya.
# Apa penghambat kita mengalami berkat dan rancangan Tuhan dgn Utuh?
# Dan bagaimana solusinya?
A. KONDISI MASALAH MANUSIA (Kondisi Para Murid)
1. Kesedihan (17)
a. Sedih krn kehilangan orang yang dikasihi, orang yang menjadi tumpuhan hidupnya (ketentraman, kenyamanan dan keamanan), orang menjadi figur.
b. Sedih karena kemauan atau kehendak atau rancangannya tidak terjadi. Bahkan faktanya menjadi sebaliknya.
2. Hilang harapan (21)
a. Harapan manusiawi
— Dasarnya bukan Firman Tuhan, tp persepsi dan kemauan diri
— Sumber harapan dari orang lain.
Semuanya itu mudah hancur dan tidak memberi kekuatan
b. Kondisi kenyataan yg tdk sinkron dgn harapan — dpt membuat tdk berpengharapan lagi. “Dulu kami punya harapan,…. tapi sekarang tidak lagi!”
3. Ketakutan
a. Ketakutan akan ancaman orang Yahudi (yang membenci pengikut Kristus) dan bangsa Romawi yang menjajah dan berkuasa.
b. Para murid menghabiskan waktu-waktunya demgan sering berkumpul dan menyendiri bersama di satu ruangan yang di kunci rapat.
nb.
Dalam bahasa inggris ada 6 kata berawalan huruf “D”:
+ disappointment (kekecewaan),
+ doubt (keragu-raguan),
+ disillusionment (kekecewaan),
+ defeat (kekalahan),
+ despair (kehilangan)
+ death (kematian)
6D ini lengkap menunjukkan kondisI para murid waktu itu.
B. KONDISI YANG MUNCUL KARENA SIKAP ATAU RESPON SALAH (Akibat dari Kondisi para murid)
1. Mata terhalang — Disertai Tuhan tapi tidak dapat mengenal Tuhan dan kehadiranNya (15-16).
+ Kadang kita tidak mengenal orang disekitar kita (istri/suami, ortu, anak, teman, dll)
+ Bisa emosional dan tidak rasional lagi.
2. Hati — Lamban hati sehingga tidak mampu mengerti Firman yg telah pernah didengar (25)
3. Pikiran tertutup– meskipun perempuan2 sdh cerita tapi masih tertutup (45).
nb.:
#1. Hati-hati dgn penyakit 6D ini, hrs cepat diselesaikan dengan tepat dan cepat.
+ Tidak harus masalahnya harus hilang, melainkan cara pandang dan sikap kitalah yg hrs diubah.
#2. Krn 6D ini berpengaruh ke hal-hal rohani bila tidak terselesaikan dgn tepat dan akurat.
C. JALAN KELUAR ATAS MASALAH YANG ADA (Solusi yang dibutuhkan).
1. Penjelasan ulang oleh Tuhan (tune in, 27 cf 45)
a. Mereka sdh dengar Firman dan kesaksian para wanita yg melihat kubur kosong dan malaikat. Tapi belum percaya, sehingga perlu peneguhan dari Tuhan lagi.
2. Terima sesuatu yg Tuhan berkati atau Berkat dari Tuhan (28, memecah pecahkan roti dan memberkati)
3. Perjumpaan dengan Tuhan dan Firman Tuhan
Nb.:
#1. Mengapa TY menemui 2 murid diperjalanan ke Emaus? Dia kan bisa langsung ke Yerusalem menemui 11 muridNya (yg adlh murid inti atau Rasul) yang sedang berkumpul berkabung dan punya kondisi dan kebutuhan yg sama?!
Kalau dilihat secara keseluruhan Pengalaman Emaus (oleh murid) dan dilanjutkan pengalaman mereka di Yerusalem (bersama 11 murid lainnya) serta kemudian Pengalaman Betania (dekat, bersama 11 murid);
Pertama, ternyata Tuhan tidak mau satu muridpun yg terus tinggal dlm kondisi kesedihan dan hilang harapan.
Kedua, TY mau kita mengalami dan masuk dalam semua pengalaman sukacita yang utuh dalam mengikut Dia.
Ketiga, Bagi TY tidak ada anak tiri atau anak emas. Semua berharga di mata Tuhan, beda dengan perlakuan dan pandangan manusia.
4. Berbalik arah ke Yerusalem kembali spy bisa masuk lebih lagi (Emaus – Yerusalem – Betania)
a. Arti nama kota
+ Emaus: A warm bath (Pemandian air panas, banyak orang yg mengalami kesembuhan)
+ Yerusalem: Uru-salim (kota damai), Ibrani kuno — posession of peace, foundation of peace.
+ Bethania: House of date (Rumah perjanjian)
b. Pengalaman Emaus itu adalah pengalaman dimana kita mengalami:
+ Kesedihan yg luar biasa, Kalah, patah semangat, tidak berpengharapan, lari dari Tuhan dan berketetapan kembali ke hal-hal lama kita.
+ Dikuatkan kembali
+ Diyakinkan kembali
+ Dipulihkan kembali
pengharapan, tujuan hidup dan semangat untuk Tuhan dan kerajaanNya.
nb.:
Pengalaman Emaus itu bukan akhir dari segala-galanya dan bukan yang terakhir, itu hanya sarana atau pemula dari rencana Tuhan yang lebih lagi.
#1. Pengalaman Emaus. Pengalaman Yerusalem dan Pengalaman Betania adalah satu paket yang TY mau kita terima. Luar biasa paket Tuhan. Dari Emaus ke Betania (Bukit Zaitun)
+ Bisa dibayangkan apabila 2 murid itu hanya di Emaus, maka mereka tidak mengalami pengalaman dan berkat Yerusalem bahkan Bethania.
#2. Jangan tinggalkan persekutuan dgn orang percaya dan kembali ke dunia lamanya (pulang kampung, ke Emaus).
+ Persekutuan atau gereja harus memiliki fungsi dan berperan memberikan rasa damai dan mengayomi serta menjadi solusi.
#3. Jangan cari solusi duniawi. Penghiburan dan Pemulihan dari Tuhanlah yang kita butuhkan. Ambil komitmen untuk kembali percaya dan bangkit untuk melangkah ke Yerusalem.
c. Apapun kondisi yang menimpa ataupun kenyataan yang menyesakkan — tetaplah yakin bahwa:
+ TY itu sangat peduli.
+ Masih ada harapan dan jalan keluar untuk semua kondisi masalah kita. Kuasa kebangkitan dan kuasa kenaikan TY sebagai dasar, bukti dan jaminannya.
5. Kuatkan dan bagikan pengalaman Emaus kita kepada Saudara seiman yang lain (33).
a. Mereka dengan membagikan pengalaman Emaus akhirnya mereka dapat bonus pengalaman Yerusalem dan Bethania.
nb:
# Mereka kembali ke Yerusalem bukan krn disuruh TY, melainkan keinginan mereka sendiri.
# Orang yg merasa dianugerahi Tuhan itu — tidak perlu didorong atau didikte untuk berbagi ke orang dekatnya.
b. Miliki hati yang peduli, care dan berbagi ke orang lain.
+ Jangan egois hanya untuk diri sendiri dan tidak pernah memikirkan orang-orang di dekat kita.
+ Ambil hikmah yang tepat dari pengalaman Emaus kita. Jgn sebaliknya dengan berkata: “Ya kamu cari atau usaha sendiri. Aku bisa begini itu bukan ada orang yg tolong. Tapi Tuhan yang tolong. Jadi kamu juga minta Tuhan saja ya.”
c. Masih ada banyak saudara-saudara kita yang belum menerima dan memiliki apa yang kita terima dan alami dari Tuhan.
d. Lakukan bagian kita Tuhan akan meneguhkan dan Tuhan lah yang membuat berhasil. Jangan berkata “Aku tidak mampu, siapa aku – siapa mereka.”
e. Dan Tuhan tidak mau berhutang pada kita dan membiarkan kita sampai disitu saja. Dia akan membawa kita naik lebih lagi.
6. Jangan puas dengan mengalami berkat KematianNya sj, kita harus mengalami berkat KebangkitanNya dan jangan berhenti sampai di sini sj. Kita harus melangkah lebih lagi — ke pengalaman KenaikanNya ke Sorga.
PENUTUP
1. Miliki harapan diatas dasar yang kuat.
2. Kenyataan yang berbeda dengan harapan — bukan akhir dari nasib kita. Hal itu bisa menjadi titik balik atau Sarana Tuhan dlm pembalikkan keadaan.
3. Miliki sikap yang tepat dan tindakan yang tepat.
PEMULIHAN TUHAN
(Kis. 1: 6-11)
PENDAHULUAN
1. Tuhan berjanji untuk memulihkan UmatNya
2. Bagaimana kita menyikapi pemulihan Tuhan ini dan bagaimana Pemulihan Tuhan yang akan terjadi dalam hidup kita?
3. Ada empat hal yang perlu kita ketahui perihal pemulihan Tuhan ini.
A. Ayat 6: DOA PEMULIHAN
1. Mintalah dengan tiada henti-henting spy pemulihan itu terjadi dalam hidup kita
2. Biarlah itu terjadi spy maunya Tuhan.
B. Ayat 7: WAKTU PEMULIHAN
1. Tuhan tau waktu yang terbaik
2. Yang penting bukan waktunya, TAPI apakah Pribadi pembaharu itu kita terima dan sdh mengubahkan kita
3. Ketaatan akan RK dan firman lah yg mengubahkan tepat waktunya Tuhan
4. Ada waktu Tuhan dan waktu kita, yaitu ketika kita sudah siap ketika waktu pemulihan Tuhan itu tiba.
5. Itu terjadi bukan jauh dari tempat kita berada saat ini. Tetap tinggal sepeeti yqng Tuhan perintahkan dan nanti-nantikan.
6. Tetaplah percaya dan setia melakukan apa yang sudah kita lakukan.
C. Ayat 8: LINGKUP PEMULIHAN
1. Para murid minta pemulihan bagi bangsa Israel, Tuhan memulihkan TIDAK HANYA Israel tapi juga bangsa-bangsa melalui bangsa Israel.
2. Pemulihan Tuhan itu lebih luas dari yang kita minta
3. Dan bukan hanya utk diri sendiri tp utk orang lain
D. Ayat 9: LAKUKAN TUGAS PEMULIHAN
1. Jangan terpanah dengan janji dan pemulihan yang kita terima.
2. Lakukan bagian atau tugas kita sampai kedatanganNya kedua nanti.
3. Tuhan akan membawa kita masuk dalam kondisi yang lebih lagi dari kondisi saat ini (promosi)
PENUTUP
1. Tuhan sudah berikan janji dan sarana (RK)
2. Pemulihan Tuhan perlu kerjasama kita, biarkan Tuhan memulihkan dengan cara dan waktuNya.
3. Kita akan dipulihkan untuk memulihkan
4. Nantikan dan lakukan pemulihan Tuhan sampai Tuhan datang kembali.
TIGA FASE HIDUP
(Kis. 7:23-34)
PENDAHULUAN
1. Musa berumur 120 tahun (Ul. 34:7)
2. Dari hidup Musa kita dapat belajar 3 fase hidup yang selalu ada
3. Setiap orang ternyata harus memiliki dan melewati 3 fase hidup ini.
MENGEJAR TUHAN
(Luk. 19: 1-10)
PENDAHULUAN
- Cita-cita atau impian dipunyai tiap orang.
- Setiap orang sedang mengejar sesuatu dalam hidupnya
- Saat akhir zaman ini, kita hendaknya tidak MENCARI TUHAN lagi melainkan MENGEJAR Tuhan. Mencari dan Mengejar Berbeda.
- Kejar hal yang Utama –> utamakan hal-hal yang terutama. Jangan utamakan hal yang Bukan Terutama. Read more »
KUASA DARAH YESUS BAGI MASA DEPAN KITA
PENDAHULUAN
1. Banyak orang sedang pesimis/TAWAR HATI dengan masalah kehidupannya saat ini dan mendatang –> mereka dengan berbagai cara berusaha untuk keluar dari pergumulannya dan permasalahannya.
2. Permasalahan saat ini dan mendatang (kondisi) –> itu berkaitan erat dengan masalah atau kondisi masa lalu.
- Kalau kita mau lepas dari kondisi saat ini atau di masa mendatang memiliki kondisi yang baru –> kita harus membereskan masalah Masa lalu kita.
- Kita manusia terbatas dalam mengatasi masalah kita –> kita perlu Tuhan. Read more »
IMAN MUSA YANG EFEKTIF/HIDUP
Ibrani11:23-29
PENDAHULUAN
- Ibrani 11 adalah tentang pemenang. Daftar orang-orang yg terkenal denganimannya. Ini adalah orang-orang yang luar biasa prestasi yang dilakukan. Merekatidak sempurna. Mereka sering gagal. Tapi mereka semua mencapai tujuan mereka. Rangkaian Tujuan ini adalah untuk mendorong Anda, dan gereja! Kita (ay. 27)
- Umur Musa 120 tahun dan Hidup Musa ada 3 bagian: Hidup di Mesir, Hidup di Pelarian dan Hidup di Padang Gurun (Bersama Umat Tuhan)
- Mengapa Tuhan dapat memakai Musa dengan cara yang begitu luar biasa? Read more »
PERSEKUTUAN BAGI ORANG PERCAYA
(1 Kor 14:26)
“Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Tuhan, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.”
PENDAHULUAN
1. Saat ini masa anugrah, dimana banyak sarana-sarana ibadah yang Tuhan ijinkan bermunculan mendampingi gereja yang ada.
2. Namun apakah hal ini ditanggapi dgn baik oleh jemaat Tuhan dan persekutuan anak Tuhan?
3. Tuhan mendesign sedemikian rupa menyediakan sarana bagi jemaat Tuhan sesuai rencanaNya (yi.: persekutuan).
4. Masalahnya: bagaimana sikap kita terhadap persekutuan dan bagaiman persekutuan yg Tuhan kehendaki?
MENGUBAH TRAGEDI MENJADI PELUANG
2 Raja-raja 4:1-7
PENDAHULUAN:
1. Janda dari seorang Nabi pada teks di atas adalah menghadapi situasi putus asa: kematian suami, sejumlah hutang dan besar kemungkinan kehilangan 2 putranya kepada para pemilik uang.
2. Dia datang kepada Nabi Elisa untuk nasihat dan dia menemukan bahwa dia bisa membalikkan tragedi ke dalam keajaiban.
3. Mari kita melihat tujuh pelajaran untuk mengubah tragedi menjadi kemenangan.
MENARIK KUASA DALAM IBADAH
(1 Sam. 7:1-2; 2 Sam 6:9-13)
PENDAHULUAN
- Tentunya setiap orang yang beribadah ke gereja, persekutuan atau komsel merindukan satu manfaat bagi dirinya.
- Pengalaman tiap orang dalam hal beribadah itu berbeda.
- Tuhan dari semula merindukan untuk hadir ditengah2 umatNya.
- Wujud kerinduan Tuhan utk hadir ditengah2 umatNya dinyatakan secara Fisik melalui Tabut Perjanjian. Read more »
KUASA PENERIMAAN
(Kisah Para Rasul 9:26-30)
PENDAHULUAN
- Seputar peristiwa perjumpaan Saulus dengan Tuhan tidak mudah (Ada tantangan dari luar dan dalam)
- Tuhan memiliki rencana yang lengkap dengan pertobatan setiap orang percaya.
- Persekutuan orang percaya, dalam hal penggenapan rencana Tuhan itu à memiliki peranan yang luar biasa. Tuhan mendesign sedemikian rupa atas persekutuan orang percaya. Ternyata: Ada kuasa dalam Penerimaan (berkat tersembunyi).
- Mengapa ada orang yg tidak dapat masuk dalam rencana dan panggilan Tuhan dgn sepenuhnya, seperti yg Tuhan rencanakan? Read more »
KRISTEN “FIRAUN”
(Keluaran ps. 8-10)
PENDAHULUAN
- Peristiwa detik-detik Firaun dalam menanggapi tulah-tulah karena kekerasan hatinya tidak mengijinkan bangsa Israel keluar untuk beribadah –> menyiratkan satu kualitas kerohanian.
- Dan ternyata kadang kala tanpa disadari itu ternyata ada dan dimiliki oleh orang-orang percaya. Orang percaya yang demikianlah –> diistilahkan sebagai “Kristen Firaun”
- Ada beberapa ciri atau kualitas karakter yang digambarkan “Kristen Firaun” ini, yaitu: Read more »




