KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

KUNCI MENGALAMI TEROBOSAN DARI TUHAN

(1 Tawarik 14: 8-17; ay. 11)

Pendahuluan

  1. Tempat Daud memenangkan perang pertamanya setelah menjadi Raja, dinamakan orang Baal Perazim (Tuhan yang menerobos). Daud disini mengalami Terobosan Tuhan.
  2. Kita semua rindu mengalami terobosan atau pertolongan Tuhan dalam menghadapi semua masalah di depan kita.
  3. Apa rahasia Daud dapat mengalami terobosan Tuhan melalui hidupnya? (11: “dengan perantaraanku”)

Prep:

Daud tidak gentar menghadapi tantangan yang didepannya, karena dia tahu siapa Tuhan dan bagaimana caranya untuk mengalami terobosan dari Tuhan.

A. Tanya Tuhan (9-11a; 10)

  1. Daud meskipun memiliki keberanian dalam menghadapi orang Filistin, namun dia tetap bertanya pada Tuhan boleh maju atau tidak.
  2. Keyakinan, keberanian, hikmat atau kemampuan kita à TIDAK BOLEH meniadakan kebiasaan kita bertanya-tanya Tuhan.
  3. Kita harus belajar untuk mendengar suara Tuhan dan menanti-nantikan Tuhan berbicara.

B. Senangkan Tuhan (11b-12)

  1. Daud setelah mengalahkan oran Filistin, dia tidak mengadopsi ilah orang Filistin.
  2. Keberhasilah jangan sampai membuat kita memiliki ilah lain disamping Tuhan kita.
  3. Biasanya orang yang berhasil, dia memiliki kebiasaan baru yang sebelumnya tidak dia miliki. Atau ada sesuatu yang hilang dalam hidupnya/gaya hidupnya.

Bentuknya macam-macam, seperti:

  1. mulai suka rekreasi daripada ibadah
  2. tidak lagi suka berdoa
  3. dll
  • Segala sesuatu yang berada diantara kita dengan Tuhan adalah Ilah. Itu menggantikan/menggeser posisi Tuhan.
  • Segala sesuatu yang mencuri atau menggantikan atau meniadakan kebiasaan baik adalah ilah bagi kita.
  • Senangkan Tuhan dengan akui semuanya itu karena Tuhan dan tetap menomer satukan Tuhan (12).

C. Cara Tuhan (13-15; 14)

  1. Daud sudah pernah menang musuh Filistin, tapi dia tidak memakai pengalamannya dalam melawan lagi.
  2. Daud tetap bertanya sama Tuhan, dia tidak memakai keyakinannya sendiri dalam menghadapi musuh yang sama.
  3. Masalah tetap sama, tapi itu tidak berarti Cara atau solusinya sama. à Tuhan pakai cara yang beda meski masalah sama.
  4. Begitu juga solusi tiap orang juga berbeda.
  5. Untuk itulah kita perlu selalu bertanya-tanya pada Tuhan mengenai solusi masalah kita.
  6. Biarkan Tuhan yang intervensi (15:“derap langkah dipuncak pohon-pohon kertau”)

D. Taati Tuhan (16)

  1. Daud tidak hanya bertanya-tanya Tuhan tetapi dia juga mentaati semua jawaban Tuhan.
  2. Daud tidak mendikte Tuhan atau tawar-tawaran dengan Tuhan. Tapi Daud Taat Mutlak terhadap apa mau Tuhan.
  3. Orang yang mudah mengalami terobosan dari Tuhan à biasanya dia memiliki hati yang mudah taat pada Tuhan.
  4. Bertindaklah sesuai dengan waktu Tuhan.

PENUTUP

  1. Tuhan adalah Tuhan yang Penerobos. Tidak ada masalah kita yang mustahil bagi Tuhan.
  2. Kunci keberhasilan itu bukan dari luar, tapi dari dalam diri kita bersama Tuhan.
  3. Harapkan Tuhan dan nanti-nantikan Tuhan.
  4. Bertindaklah ketika Tuhan sudah menyatakannya.
  5. Jangan puas dengan keberhasilan dan terobosan saat ini, karena masih ada lagi yang melebihi saat ini.

16/06/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: