KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

BARANG KEKEJIAN BAGI TUHAN

Pendahuluan

1. Tuhan ingin umatNya mengalami keadaan yang baik dan tidak terhalang dalam menerima berkat-berkat Tuhan.
2. Ada banyak orang percaya Tuhan namun tidak sadar kalau ada penghalang dalam hidupnya masih memiliki benda-benda yang menghambat untuk menerima sesuatu dari Tuhan sehingga dia tidak menerimanya.
3. Meskipun dia: berdoa, hidup benar dan merindukan sesuatu terjadi dalam hidupnya, namun tidak mengalaminya juga.

A. PERINTAH TUHAN (Kel.20:3-5)

1. “Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapan-Ku.” –>jangan memiliki Tuhan atau figur atau symbol tuhan lain.
2. “Jangan membuat bagimu patung (gods, idol) yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.” –>jangan membuat patung ilah atau berhala dan patung apapun.
3. “Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, YHWH, Tuhanmu, adalah Tuhan yang cemburu, ..”

* Jangan beribadah kepadanya, tentunya tidak ada yang seperti ini.
* Tapi yang sering: Ada yang berdalih aku tidak menyembahnya tapi aku menyembah pribadi yang digambarkan patung atau gambar itu.
* Mereka mengatakan patung atau gambar itu –> hanya untuk memudahkan konsentrasi atau visualisasi yang akan mendukung kekusukan dalam menyembah.
* Hati-hati terhadap sikap seperti ini, karena lama kelamaan patung atau gambar ‘alat bantu’ itu akan menjadi kediaman kuasa gelap.
* Kita harus tahu bahwa tindakan kita dalam memakai ‘alat Bantu ibadah’ –> identik dengan mengundang dan menyuruh iblis untuk hadir didalamnya.

B. BARANG KEKEJIAN BAGI TUHAN –> BARANG YANG DIKHUSUSKAN UNTUK DIMUSNAHKAN (Yos. 7:1-26)

1. Tuhan tidak dapat berkompromi dengan benda-benda yang adalah kekejian bagi Tuhan.
2. Barang kekejian dapat berupa: souvenir, patung, perhiasan, simbol-simbol dari dewa atau ciri khas (hak paten) atau pemujaan pada dewa tertentu.
3. Atau yang sering dijumpai dalam bentuk: bross, merk pakaian, stiker, motiv sablonan baju atau kaos, atau yang menempel pada tubuh (tatoo).
4. Semua barang-barang ini harus dimusnahkan.

C. AKIBAT ADANYA BARANG KEKEJIAN BAGI TUHAN

1. Hidup dalam kekalahan (7:12)
2. Penyertaan Tuhan tidak ada
3. Tidak dapat bertahan melawan musuh (7:13)
4. Mengalami celaka diri sendiri dan orang lain (22:20)
5. Kerohanian tidak dapat bertumbuh

Nb. :

* sakit tidak sembuh-sembuh
* doa tidak dijawab-jawab, pekerjaan selalu gagal
* Kuasa Tuhan tidak dapat bekerja pada orang yang mendua hati (meskipun tidak secara sadar)

D. KITA HARUS BERANI MEMBUANGNYA

1. Ini akhir zaman, ada lebih banyak lagi penipuan-penipuan yang sulit untuk dideteksi. Iblis berkedok pada seni.
2. Kita harus berani membuang barang-barang yang menjadi hak paten dewa atau pemujaan dewa lain.
3. Mungkin kita berkata aku tidak mengkultuskan atau menyembahnya, namun itu ada dirumah kita –> itu sudah cukup untuk memberikan peluang atau pintu masuk merusak kita dan seisi rumah kita.
4. Kita tidak mengerti sejarah dan seluk beluk pembuatan dari simbol-simbol atau patung-patung itu pertama kali dibuat –> untuk tujuan apa, oleh siapa dan siapa yang menginspirasikannya pada si pembuatnya.

Penutup

20/06/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: