KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

SAAT DALAM PERGUMULAN

(Mazmur 37:1-11)

Pendahuluan

1. Jumlah orang gila di Surabaya –> meningkat 100%.
2. Ini menunjukkan betapa sulitnya pergumulan hidup saat ini.
3. Mazmur Raja Daud ini –> cocok dan memberikan solusi bagaimana menghadapi pergumulan hidup.
4. Mazmur ini adalah nyanyian yang memberikan petunjuk dan hiburan saat dalam Perbudakan di Babel.

A. Hal yang biasa dilakukan ketika dalam pergumulan: (yang berhubungan dengan orang lain)

1. Membandingkan dengan orang lain.
2. Mau mengalami seperti orang lain –> termasuk dengan cara mereka
3. Menjadi tidak puas terhadap kondisi diri –> atas dasar perbandingan
4. Menjadi jengkel dan iri pada orang lain.

B. Kita berbeda dengan orang yang jahat atau orang yang berdosa, oleh sebab itu:

1. Jangan marah (jengkel, terganggu)

  • a. karena orang yang berbuat jahat (ay. 1)
  • b. kepada orang yang berhasil dalam hidupnya (ay. 7)
  • c. kepada orang yang  melakukan tipu daya.

2. Jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang (ay. 2);  –> berharap sukses seperti mereka yang berdosa

3.  Jangan banding-bandingkan diri kita dengan orang lain.

C. Sebaliknya, kita harus tahu kenyataan hidup mereka –> kondisi & keberhasilan mereka hanya sementara dan tidak lama. (ay. 2 & 9)

1. Pengelihatan kita sebatas apa yang kita lihat dan dari sudut pandang diri sendiri.

2. Kondisi yang diluar bukan yang mencerminkan hati.

D. Jangan berbuat jahat (ay. 8).

1. Saat berada dalam pergumulan jangan berbuat jahat à karena itu hanya akan memperburuk keadaan.

2. Tuhan tahu hati kita.

E. Lakukan hal yang tepat untuk dapat “mewarisi negri”, yaitu:

1. Nantikan Tuhan (ay. 9)

2. Rendah hati (ay. 11) –>dengan:

  • a. Ay. 3: Percaya kepada TUHAN (punyai keyakinan pada Tuhan) dan lakukan yang baik
  • b. Ay. 3: diam di negeri–> tetaplah dalam kondisimu saat ini, jangan berusaha menolong diri nantikan Tuhan

* (1) dengan berlaku setia, (sehingga kamu tetap digembalakan/ada di padang rumput)
* (2) Ay. 4:  dan bergembira karena (dalam) TUHAN; –> Ex. Paulus & Silas (Kis.16:25)

  • c. Ay. 5: Serahkan hidup kepada TUHAN (open up before God, jangan membelakangi)
  • d. Ay. 7: Berdiam dirilah di hadapan TUHAN     (rest in the Lord, be silent)

Penutup

1. Hanya Tuhan yang dapat membawa kita keluar dari pergumulan kita.
2. Serahkan diri pada Tuhan.
3. Jagai hati kita supaya tidak mengalami hal yang lebih buruk.

20/06/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: