KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

SETELAH BERADA DISEBERANG SUNGAI

(Yoshua 4:1-24)

PENDAHULUAN

1. Bangsa Israel untuk menuju tanah yang dijanjikan Tuhan –> dipimpin oleh Musa dan diteruskan Yoshua. Tujuan Tuhan terus berlangsung meskipun Musa telah mati.
2. Ketika dipimpin Musa –> mereka menyeberangi Laut Merah (Teberau). Dan Ketika dipimpin Yoshua –> mereka menyeberangi Sungai Yordan.
3. Kehidupan kita seperti Bangsa Israel setelah keluar dari tanah Perbudakan menuju Tanah Perjanjian. Kita sedang melangkah menuju apa yang dijanjikan Tuhan kepada kita.

Apa yang harus kita lakukan setelah kita menyeberangi Sungai.  Ada 3 hal yang harus kita lakukan ketika kita berada di seberang Sungai.

A. MENGINGAT DAN MEMULIAKAN TUHAN (2-7)

1. Mereka diperintahkan untuk mendirikan Tanda /tugu Peringatan.
2. Apa yang dilakukan orang Israel setelah menyeberangi S Yordan? Apakah menguasai Tanah? Belum.

* Tuhan memerintahkan mereka memilih 12 orang yang mewakili suku-sukunya dan mengambil Batu dari tengah-tengah Sungai Yordan untuk dibuat tugu Peringatan ditempat mereka bermalam Pertama kalinya.
* Ini sepertinya langkah yang tidak berarti bagi misi menguasai Tanah Perjanjian.

3. Tuhan tidak ingin mereka melakukan tugasnya tanpa Fokus kepadaNya dan mengingat siapa yang memimpin mereka.

* Nb. : “Melakukan yang baik”, lebih penting daripada “melakukan dengan baik”.

4. Tempat Tugu itu adalah Gilgal (Circle= Lingkaran. Bdk. 5:9). Hal yang berkenaan dengan kota Gilgal

* menjadi tempat yang Pertama bagi Israel untuk menyembah Tuhan.
* Menjadi Basis operasi Tentara Israel –> untuk menuju Tanah Perjanjian.
* Yoshua menetapkan sebagai perbatasan antara Yehuda (Pujian) dan Benyamin (Anak kesayangan).
* di Gilgal Raja Saul di teguhkan dan di Gilgal juga dia ditolak jadi Raja. Karena dia melangkahi Samuel dalam mempersembahkan Korban.
* Tempat Nabi Elia diangkat ke Sorga (2 Raja 2:1).

5. Tempat yg sama bisa berdampak beda. Kesibukan yg sama dapat beda dampaknya. Mengapa? Karena:…..

* Sesibuk-sibuknya kita melakukan tugas dari Tuhan atau bekerja à sisikan waktu teduh. Waktu untuk membangun ingatan kita atas Kuasa Tuhan.
* Ada banyak kegiatan yang dapat mengalihkan fokus kita dari Tuhan.
* Prinsip yang sama berlaku juga bagi kita –>Tuhan mengharapkan kita untuk memuliakan Tuhan dalam hidup kita.

6. Membangun tugu itu untuk menyatakan ucapan syukur atas Berkat Tuhan dan cara mereka untuk memuliakan Tuhan.

7. Memuliakan Tuhan adalah Proses seumur Hidup. Ini membutuhkan seluruh hidup kita, bukan sebagian.

B. SIAP UNTUK HADAPI PERTEMPURAN (12-13)

1. Orang-orang yang menyeberangi Sungai Yordan adalah Tentara dan mereka siap untuk berperang.
2. Ketika kita memilih mengikuti Tuhan, mentaati Tuhan dan melakukan KehendakNya –>itu bukan Jaminan kita Bebas dari masalah Kehidupan! Ada 2 yang harus kita ingat dan tanamkan dalam diri kita, yaitu :

* Kita harus siap untuk menghadapi Pencobaan Hidup. Tuhan menyediakan jalan Keluar.
* Ada banyak ayat yang merintahkan kita untuk tetap bertahan dalam Pencobaan (I Kor. 9:26; I Tim. 6:12; Yak. 4:1).

3. Menjadi Kristen itu bukan menjamin kita lepas dari masalah

4. Begitu juga dalam Hidup rohani kita –>musuh kita masih Hidup!

5. Bangsa Israel seringkali harus berperang untuk –>merebut dan mempertahankan tanah Perjanjian mereka (Flp. 2:25 and 2 Tim. 2:3).

* Musuh kita masih tetap Hidup! Ingat Perang Dunia II: Ratusan Ribu orang mati, karena mereka lupa bahwa musuh masih hidup dan Peperangan belum tuntas.
* Tuhan latih berperang bagi orang yang belum pernah Berperang (Generasi Tanah Perjanjian).
* Kita harus menjadi Tentara yang berperang (Ef. 6:11 dan I Pet. 4:1)

C. INGATLAH MENGAPA KITA ADA DISINI (23-24)

1. Tujuan batu peringatan itu –> spy orang Israel memiliki pengertian dan pengalaman Bersama Tuhan (23)
2. Tujuan Tuhan membawa Bgs Israel menyeberangi Laut Teberau dan S. Yordan itu supaya semua orang di muka bumi ini mengenal Tuhan –> melalui mereka (24).
3. Hal ini akan gagal bila Umat Tuhan kehilangan kerinduan untuk mengena l Tuhan dan  Rasa Belas kasihankepada orang lain. Mereka akan menjadi seperti Gilgal –> keagamaan yang kosong (Amos 4:4; 5:5).
4. Ingatlah bahwa setelah kita menyeberangi Sungai –> kita harus

* (1).tetap mengingat dan memuliakan Tuhan dalam segala sesuatu.
* (2). Siap untuk berperang dan
* (3). Ingat mengapa kita berada di sini.

5. Umat Tuhan harus mengenal Dia dan memiliki Hubungan yang Intim dengan Tuhan.

PENUTUP

1. Ketika kita menerima TY, tunduk pada kehendak Tuhan dan melangkah dalam ketaatan –> itu tidak berarti kita sudah tiba. Masih ada langkah lain yang harus kita ambil untuk menikmati Tanah Perjanjian.
2. Miliki kebiasaan untuk menolong orang disekitar kita untuk mengenal dan belajar Karya Tuhan dalam hidup kita.
3. Ceritakan kembali: Apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup kita. Itu akan menjaga semua orang disekitar kita tetap Ingat Tuhan.

20/06/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: