KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

NASIB KITA DAN TAKDIR TUHAN

Yeremia 18:1-12

PENDAHULUAN

  1. Ketika orang terus menerus dalam kondisi menderita, tidak kunjung ada perubahan, doa tidak ada jawaban –> orang dapat dengan mudahnya mengatakan: “Ini sudah nasibku, karena Tuhan sudah men-takdirkan ini semua!
  2. Sampai sempat ada lagu yang dilarang beredar “Takdir memang kejam” (DR).
  3. Dan ada cuplikan syair lagu: “Nasib ya nasib – mengapa begini”
  4. Apa pengertian Takdir dan Nasib itu? –>  Kamus Ind:  (Kbbi)
  • Takdir=

n 1 ketetapan Tuhan; ketentuan Tuhan; nasib
me·nak·dir·kan v (Tuhan) menentukan lebih dahulu (sejak semula)

Nasib = sesuatu yg sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang

5. Tuhan membuat nasib orang itu demikian tanpa melihat bagaimanapun sikap orang itu

Tuhan itu menentukan nasib orang itu bergantung pada kehendaknya sendiri tanpa mempertimbangkan kehendak orang itu?

Apa memang pengertian nasib dan takdir Tuhan itu seperti ini: (?)
Teks Firman Tuhan yang kita baca memberikan gambaran kebenaran mengenai nasib dan takdir Tuhan.

A. TUHAN ADALAH PEMEGANG KUASA ATAS HIDUP KITA (1-4)

1. Firman Tuhan –> menggambarkan Tuhan seperti Tukang Periuk

a. Tukang periuk itu mengerjakan tanah liat

b.  Sifat tanah liat itu mempengaruhi kegunaannya –>  terracotta (orange), porcelain (white), stoneware (brownish) tingkat pemanasannya berbeda temperaturnya.

c. Ini menyatakan mengenai kita

2. Kita adalah sebuah obyek perhatian Tuhan ….

a. Tuhan memperhatikan kita sepenuhnya –> kita tidak menyadari betapa Tuhan memfokuskan perhatiannya pada kita.

b. Tuhan memiliki standard dan harapan dalam hidup kita (4 –>apabila bejana rusak dan mengerjakan kembali menurut apa yang baik dalam pandangannya)

c. Tuhan membentuk kita –> baik secara langsung atau tidak langsung.

d. Tuhan berkuasa atas semuanya –> Dia mengerjakan sesuai dengan pandangannya. Tuhan tetap terlibat dalam ciptaannya dengan berbagai cara, yang menunjukkan bahwa:

  • Dia tetap ada dan memelihara semua yang telah diciptakanNya.
  • bekerja sama dengan ciptaannya dalam berbagai tindakan sesuai dengan apa yang mereka lakukan.;
  • memimpin semuanya untuk menggenapkan semua rencana Tuhan.

e. Tiada barang mustahil bagi Tuhan –> Dia mampu mengubahkan yang bejana rusak (4)

B. KITA ADALAH TANAH LIAT YANG MUDAH RUSAK DAN SEDANG DIPROSES (18:5-6)

1. Tuhan yang mengontrol kita –> bukan kita mengontrol Tuhan

2. Kita berhubungan dengan Tuhan –> bukan kita mengontrol Tuhan

3. Kemahakuasaan Tuhan –> tidak mengurangi kasihNya

C. NASIB KITA ITU BERGANTUNG SEJAUH MANA PENGHORMATAN KITA KEPADA TUHAN (18:7-12)

1 .        Tuhan mau dan bersedia mengubah hidup kita.

2.         Sekarang juga, jangan terlambat

3. Kata menyesal itu berarti : Tuhan dapat mengubah tindakanNya terhadap mereka.

4.         Ada berkat atau bencana yang menantikan –> bergantung sikap kita saat ini.

5.          Kita akan rugi bila kita keras kepala

6.         Cara mengubah kondisi kita: Bertobat, dengarkan Suara Tuhan, perbaiki perbuatan (8, 11)

PENUTUP

  1. Apakah kita menundukkan diri kepada Tukan periuk?
  2. Kita adalah segumpal tanah liat –> yang mencoba membentuk diri sendiri dan merasa mampu dengan diri sendiri?
  3. Kita harus merebut tanah perjanjian Tuhan –> nasib kita ada ditangan kita dan Tuhan.
  4. Sejauh mana Penghormatan kita kepada Tuhan dan ketaatan kita kepada Tuhan –> sejauh itulah perubahan kondisi hidup kita.

[ contact-form]

05/07/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: