KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

MENJADI KUAT

(2 Timotius 2:1-13)

PENDAHULUAN

  1. Yosua ketika dipilih oleh Tuhan untuk menggantikan Musa memimpin bangsa Israel masuk tanah Perjanjian –> Musa diperintahkan Tuhan untuk  menguatkan dan meneguhkan hati Yosua.
  2. Hidup tidak terlepas dari yang namanya PERGUMULAN –> sehingga Tetap Kuat harus dimiliki.
  3. Tuhan rindu untuk membawa kita lebih lagi –> satu kuncinya “tetap kuat”.

A. SUMBER KEKUATAN

Kata “Jadilah Kuat” dalam terjemahan lain:

1. Kita harus aktif dalam menemukan –>sumber kekuatan itu.

GW: temukan sumber kekuatanmu dalam kebaikan Kristus.

2. Kuat atau tidaknya –> itu bergantung pada diri sendiri.

  • Orang lain hanya “sarana” (dalam menjatuhkan ataupun membangun) –> pengambil keputusan tetap kita sendiri.
  • Kita harus menguatkan dan meneguhkan hati –>Komitmen tekun dan setia meski banyak tantangan.

B. MENJADI KUAT DALAM HAL APA?

1. Ada tahapan rohani

Dari nasihat Rasul Paulus kepada Timotius dapat terlihat bagaimana tahapan rohani Timotius dalam pelayanannya.

  • Timotius memiliki iman yang tulus ikhlas (1:5)
  • Dipercayakan harta yang indah –> pekerjaan Injil (1:14)
  • Melakukan banyak pelayanan sebagai gembala di Efesus (1:18)
  • Diperintahkan mempercayakan kepada orang lain untuk membantu (2:2)

PERCAYA

DIPERCAYAI

MEMPERCAYAKAN

Nb.:

  • Dalam jangka waktu tertentu –> orang percaya harus meningkat.
  • Terus berada dalam satu tahap saja –> itu berarti “tidak kuat”

2. Kita harus –> Menjadi kuat dalam hal:

a. Percaya.

  • Tidak menjadi goyah –> tetap percaya pada Tuhan dan mempercayai Tuhan.
  • Tidak diombang-ambingkan angin pengajaran yang menyimpang.
  1. terus dapat dipercayai.
  • Percaya dan dipercayai –>itu berbeda.
  • Dipercayai ini berkenaan dengan kualitas diri –>adalah hal yang harus ada.
  • Tidak semua orang yang Percaya –> itu dipercayai.
  • Tuhan sangat berhati-hati dalam mempercayakan hal tertentu (Lukas 10:21).

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

  • Orang yang dapat dipercayai –> dia tidak akan berhenti pada tahap ini. Karena Tuhan akan memerintahkan dia –>untuk mempercayakan kebenaran yang telah didengar dan diterimanya kepada orang lain.
  • Firman itu tidak dapat diam statis è orang yang penuh Firman, maka dia akan aktif untuk menyalurkan kepada orang lain.

b. dalam mempercayakan.

  • Ini adalah Ciri orang yang dewasa –> yaitu: dapat mengajar adik-adiknya.
  • Ada kuasa dalam mengimpartasikan:

–> Bagi diri sendiri –>Kekuatan akan diperoleh ketika kita mengimpartasikan / menyalurkan apa yg ada pada kita –>kepada orang lain.

Sehingga: Kita tidak dapat tetap menjadi kuat –> kalau tanpa melatih orang untuk menjadi rekan sekerja Tuhan.

–> Bagi orang lain –> dapat masuk dalam kebenaran dan panggilan Tuhan.

  • Berikan diri kita untuk diimpartasi oleh orang yang ditunjuk Tuhan –> contoh: KOMSEL.

3. Menjadi kuat dalam arti –> dapat melangkah ke tahap berikutnya.

  • Percaya saja tidak cukup tapi harus meningkat –> dapat dipercayai.
  • Dipercayai saja kurang –>tapi harus menuju dapat mempercayakan.

C. BAGAIMANA MENJADI KUAT –>“Bersedia menderita”

MSG: libatkan dirimu dalam pekerjaan Kristus.

  • Kekuatan itu dapat ditemukan dalam keterlibatan kita pada setiap siklus tahapan.
  • Kekuatan itu akan diperoleh –> dengan melibatkan diri dalam pekerjaan Kristus.
  1. Fokus pada tugas (4) –>seperti seorang prajurit.
    • Tidak memusingkan diri dengan soal-soal kehidupannya.
    • Mengerti panggilan akan memudahkan dalam memiliki fokus atau gol.
    • Memberikan diri sepenuhnya untuk pekerjaan komandannya –> tidak hitung-hitungan dengan Tuhan atau bila untuk Tuhan.
  2. Tidak melanggar ketetapan yang berlaku (5) –>seperti seorang atlet.
  • Ada diskuilifikasi bagi atlet yang melanggar dalam pertandingan.
  • Setiap kita sedang berada di gelanggang pertandingan iman –> maka kita harus bertanding dengan optimal (1 Timotius 6:12).

3. Cara bekerja –>Bekerja keras seperti seorang petani (6).

PENUTUP

1. Waktu terus berjalan, kita harus MENJADI KUAT

  • untuk tetap melakukan bagian kita.
  • untuk tetap masuk pada tahapan berikutnya.

2. Tetaplah menjadi orang yang DAPAT DIPERCAYAI.

16/07/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: