KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

PENGENALAN AKAN KRISTUS

(Filipi 3:7-14)

PENDAHULUAN
1. Pengalaman dan tekad Rasul Paulus dalam hal pengenalan akan Kristus.
2. Pengenalan akan Kristus bukan satu hasil yang diperoleh secara pasif atau otomatis oleh setiap orang Kristen. Itu memerlukan satu usaha terus menerus.
3. Apa dampaknya dan Bagaimana untuk memperolehnya?
4. Kehidupan iman Kekristenan harus senantiasa bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus.
5. Hal ini tidak bergantung pada siapa orangnya, atau berapa lama sudah menjadi orang Kristen.
6. Semua orang Kristen yang mempunyai tingkatan rohani apapun harus bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus dan tidak boleh berhenti.
7. Pengenalan akan Kristus itu membawa dampak dan memerlukan satu tekad dan tindakan nyata.
A. DAMPAK (ay.7-9)
1. Orang yang semakin mengenal Pribadi Kristus itu akan membawa dampak atau perubahan dalam hidupnya.
2. Rasul Paulus yang latar belakang hidupnya dahulu sangat dapat dibanggakan secara lahiriah dan dapat menghasilkan keuntungan.
 Surat ini ditulis ketika dia berada di penjara Roma karena Kristus.
 Sukacitanya tidak lagi dipengaruhi atau bergantung keadaan (Kitab filipi ini dikenal dengan kitab Sukacita)
 Prioritas dan Arah hidupnya tidak lagi pada hal-hal yang lahiriah (ay.7), tetapi bagaimana upaya dia dapat memperoleh Kristus dan berada dalam Kristus. Bahkan dia berani melepaskan segala sesuatu yang dulunya dianggap sebagai keuntungan (ay.8).
3. Ada Ilustrasi: Anak Rajawali dibesarkan ditengah anak Ayam.
 Bagaimana dengan kehidupan kita saat ini? Apakah pengenalan akan Kristus sudah mengubah cara hidup kita saat ini?
 Kebanyakan kita akan sukacita bila ada keadaan yang mendukung.
 Saat mengalami suatu permasalahan, apakah kita mengomel-marah pada Tuhan-kecewa, dll.
 Penggunaan waktu kita, buat dan isi dengan hal yang membangun.
 Buang dan tanggalkan menyombongkan status, pendidikan, pekerjaan, dll.

B. TEKAD (ay.10-11)
1. Untuk bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus perlu tekad yang ada dalam hati.
2. Rasul Paulus walaupun mengalami penderitaan penjara, dia tidak berubah pikiran atau tekadnya.
 Rasul Paulus mempunyai tekad untuk mengenal Tuhan Yesus dengan penuh (pribadiNya, kuasa kebangkitanNya, dan penderitaanNya).
 Rasul Paulus tidak hanya bersedia untuk menjadi serupa dengan Kristus dalam hal kemuliaanNya saja, bahkan dalam kematianNya – dia bersedia.

3. Seorang anak kecil akan bersedia mendekat pada orang yang suka memberi.
 Apakah saudara mempunyai tekad dan kerinduan untuk bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan Yesus?
 Terlibatlah dalam pekerjaan Yesus yang belum terselesaikan.
 Beranilah membayar harga konsekuensi “negatif” akn akan Kristus.
Ada pepatah: “Ada uang – Abang sayang; Tidak ada Uang – Abang kutendang”.
 Ketika saudara berhasil, sedang menerima berkat, atau dalam keadaan yang nyaman; berubahkah tekad dan kerinduan saudara terhadap hal-hal rohani.

C. TINDAKAN (ay.12-14)
1. Dibutuhkan tindakan aktif dan nyata untuk dapat menuju apa yang dirindukan akan membawa pada tujuan. Tekad tanpa tindakan sama halnya dengan menjaring angin.
 Dia adalah orang yang paling tpeguh dalam pendirian, ingat waktu hendak menangkapi orang percaya.
 Dia tidak hanya bertekad untuk menghabiskan orang-orang yang mengikuti jalan Tuhan kemudian dia hanya berdiam diri saja, tapi dia berusaha untuk merealisasikan.
 Dia mengejar dan bahkan sudah memegang surat kuasa untuk menangkap mereka.
 Rasul Paulus mengerti bahwa pengenalan akan Kristus itu adalah tindakan yang progresiv dan terus menerus sepanjang hidup. Dia senantiasa berusaha untuk mengejarnya.
 Rasul Paulus tidak terikat dengan apa yang ada dibelakangnya, dan tidak merasa puas dengan kondisi yang dicapainya saat ini; melainkan dia senantiasa mengarahkan diri pada hal yang ada didepannya dan bahkan berlari-lari pada tujuan.
 Tujuan Rasul Paulus adalah panggilan sorgawi menjadi (ay.14)

2. Pemuda desa mepunyai cita-cita.
 Apapun yang menjadi kerinduan saudara itu bukan suatu yang mustahil bila kita bersedia bertindak.
 Jangan mau dituduh dengan kondisi dan kegagalan dimasa lampau.
 Sediakan waktu untuk ibadah pribadi dengan Tuhan secara pribadi. Berapa lama berada di hadirat Tuhan? Dan Berapa lama berada di depan TV?

 Pengenalan akan Kristus itu mengubahkan dan ini merupakan pengalaman pribadi yang harus dialami. Setiap saudara harus memancarkan perubahan cara hidup, dan memiliki kerinduan untuk mengenal Tuhan Yesus lebih dalam lagi, dan bertindak nyata tidak berhenti ditempat.
 Muliakan Tuhan dalam hidupmu dan jadikan target hidupmu.

PENUTUP
1. Iman Kristen bukan agama, tapi pengenalan. Sampai sejauh mana pengenalan kita akan pribadi Kristus dan hubungan kita dengan Kristus itulah intinya.
2. Kesetiaan seseorang mengikut Kristus juga bergantung pada pengenalannya akan Kristus.
3. Mari kita utamakan pengenalan kepada Kristus ini dengan lebih lagi.

22/07/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: