KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

MENJADI PEMBERI SEMANGAT

2 Samuel 19:1-10

PENDAHULUAN
1. Apakah saudara bekerja berkaitan dengan memberikan dorongan kepada orang lain? Ini sangat penting.
2. Dalam teks ini kita menemukan sebuah contoh bagus (2 Sam 19). Pasukan Raja Daud mengejar dan membunuh Absalom Anak Daud yang berusaha merebut tahta Daud, ayahnya. Raja Daud bukannya mengucapkan terima kasih kepada pasukannya, Raja Daud malah focus pada emosinya untuk menangisi Absalom.
3. Sikap Raja Daud ini membuat pasukannya yang menang itu tidak semangat. Dan Yoab mendorong Raja Daud untuk menjadi pemberi semangat. Dia berkata” bangunlah, pergilah ke luar dan berbicaralah menenangkan hati orang-orangmu!” (2 Sam. 19:7)

4. Kesedihan dan fokus pada diri sendiri atau mengasihani diri akan membawa dampak pada orang lain.
A. DALAM TEKS INI ADA 5 BUAH DARI ORANG YANG PATAH SEMANGAT.
1. Orang yang patah semangat itu MENGALAHKAN ORANG LAIN.(2: ” Pada hari itulah kemenangan menjadi perkabungan bagi seluruh tentara,.” )
2.Orang yang putus asa itu MELEMAHKAN SEMANGAT orang lain. (3: “Sebab itu tentara itu masuk kota dengan diam-diam pada hari itu, seperti tentara yang kena malu kembali dengan diam-diam karena melarikan diri dari pertempuran.”)

Ilustrasi: Setelah perang Vietnam banyak para veterannya yang lemah semangatnya, karena mereka tidak dapat menyelesaikan perangnya dan orang-orang Amerika tidak memberikan pujian kepada mereka.
3. orang yang putus asa itu TIDAK MEMANDANG/MEMPERHATIKAN orang lain (5: “Lalu masuklah Yoab menghadap raja di kediamannya serta berkata: “Pada hari ini engkau mempermalukan semua hambamu, yang telah menyelamatkan nyawamu pada hari ini dan nyawa anak-anakmu laki-laki dan perempuan dan nyawa isteri-isterimu dan nyawa gundik-gundikmu, ”

4. Orang yang putus asa itu TIDAK MENGHARGAI orang lain. (6: “6 dengan mencintai orang-orang yang benci kepadamu, dan dengan membenci orang-orang yang cinta kepadamu! Karena pada hari ini engkau menunjukkan bahwa panglima-panglima dan anak buah tidak berarti apa-apa bagimu. Bahkan aku mengerti pada hari ini, bahwa seandainya Absalom masih hidup dan kami semua mati pada hari ini, maka hal itu kaupandang baik.” )
5. Orang yang putus asa itu MEMECAH BELAH orang lain. (9: “Seluruh rakyat dari semua suku Israel berbantah-bantah (ILT: diantara seluruh suku Israel), katanya: “Raja telah melepaskan kita dari tangan musuh kita, dialah yang telah menyelamatkan kita dari tangan orang Filistin. Dan sekarang ia sudah melarikan diri dari dalam negeri karena Absalom;”)

B. APA YANG KITA BUTUHKAN UNTUK MENJADI PEMBERI SEMANGAT? Yoab menasihati Raja Daud dengan beberapa nasihat:
1.UCAPAN: Seorang pemberi semangat itu mengucapkan perkataan yang menguatkan. (7: “Oleh sebab itu, bangunlah, pergilah ke luar dan berbicaralah menenangkan hati orang-orangmu.”)
2.SIKAP: Seorang pemberi semangat itu menunjukkan penghargaan kepada orang lain. (5: “Pada hari ini engkau mempermalukan semua hambamu, yang telah menyelamatkan nyawamu,”)
3.KERINDUAN: Seorang pemberi semangat membagikan pengharapan (8: “Lalu bangunlah raja dan duduk di pintu gerbang. Maka diberitahukanlah kepada seluruh rakyat, demikian: “Ketahuilah, raja duduk di pintu gerbang.” Kemudian datanglah seluruh rakyat itu menghadap raja. Adapun orang Israel sudah melarikan diri, masing-masing ke kemahnya.”)

PENUTUP
1. Mungkin saat ini kita sedang berputus pengharapan sehingga tidak lagi semangat –> hati-hati itu dapat menular ke orang lain melalui sikap diam kita atau perkataan kita.
2. Mungkin juga kita dipertemukan dengan orang yang tidak bersemangat dalam hidupnya.
3. Menjadilah pemberi semangat bagi umat Tuhan yang lain. Meskipun kondisi kita tidak memungkinkan (Daud sedang sedih, tapi mau menjadi pemberi semangat)

23/07/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: