KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

PEMELIHARAAN TUHAN

1 Raja-raja 17:1-16

PENDAHULUAN

  1. Elia dimasa-masa kekeringan dia dipelihara Tuhan melalui burung gagak (4) dan Janda Sarfat (8)
  2. Janda Sarfat mengalami pemeliharaan Tuhan di masa-masa kering/kelaparan –> dengan melalui memelihara orang lain (Elia, Hamba Tuhan)
  3. Pemeliharaan Tuhan ini berkaitan dengan:

A. BERKAITAN DENGAN KETAATAN

1. Elia –> Taat untuk pergi ketempat yang TUhan tunjukkan (3-4)

2. Janda Sarfat –> Taat untuk melakukan tepat seperti  yang Tuhan kehendaki (15)

  • Taat dan ketaatan kita tidak mengalami Pemeliharaan Tuhan
  • Tangkap dan dengar serta melakukan pimpinan Tuhan bagi Tuhan

B. BERKAITAN DENGAN CARA

1. Elia –> dipelihara  melalui burung gagak

a. Sesuatu yang mustahil bagi manusia –> itu yang akan Tuhan lakukan

b. Bil tidak ada orang sekelilingnya (kita)–> Tuhan mampu memakai binatang untuk pemeliharaanNya atas kita

c. Jangan berharap pada orang percaya yang lain –> untuk tergerak memberkati kita

d. Sebaliknya atau seygyanya –> kita menjadi saran pemeliharaan Tuhan atas orang di sekeliling kita

2. Elia –> dipelihara melalui orang yang tidak disangka-sangka kondisinya

a. Orang yang tidak punya potensi/layak untuk meberi –> mereka itulah yang Tuhan pakai

b. Janda Sarfat, tidak masuk hitungan atau bayangan Elia –> pikiran Elia janda yang hidup berlebihan dan yang tidak mengalami krisis seperti dia.

c. Jangan mereka-reka pemeliharaan Tuhan itu melalui orang yang berpotensi –> dan sikap kita baik kepadanya.

3. Sanda Sarfat –> Tuhan pelihara dengan melalui pemberian yang cocok disebut “korban”

a. Seharusnya janda ini bukan memberi tapi diberi. Tetapi sebaliknya.

b. Ingat: “menabur akan menuai” dan “carilah kerajaan Sorga dan kebenarannya maka semuanya akan ditambahkan”

c. Tuhan tahu bagaimana hati janda Sarfat ini –> korbannya diperhitungkan sebagai korban persembahan yang berkenan.

d. Memberi atau menolong orang lain –> bukan menunggu nanti kalau “kita ada lebih”. –> Tapi setiap saat ketika Than pertemukan kita dengan “orang kunci” berkat Tuhan bagi kita.

e.  Hati yang memberi dan berani melangkah –> tidak dipengaruhi oleh kondisi berlebihan atau kekurangan.

PENUTUP

  1. Berdoa  minta pemeliharaan Tuhan saat krisis harus tetap dinaikkan tapi harus diimbangi dengan dengar-dengaran akan suara Tuhan.
  2. Hidup dalam ketaatan dan percaya atas Firman Tuhan  penting kita lakukan.
  3. Jangan mereka-reka datangnya pemeliharaan Tuhan itu dari mana atau dengan cara bagaimana –> kita akan salah sangka
  4. Punya hati yang mengutamakan Tuhan dan tidak terikat dengan krisis diri –> karena itu yang akan memberi kita kepekaan atas jalan-jalan Tuhan sebagai solusi masalah kita

26/07/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH | , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: