KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

PERTUMBUHAN ROHANI ITU BUKAN KEBETULAN

2 Timotius 21-10

PENDAHULUAN

  1. Saat krisis seperti saat ini, banyak orang yang menyukai bekerja keras. Kita juga perlu bekerja keras secara rohani. Pelayanan dan disiplin rohani itu sering membutuhkan bekerja keras.
  2. Keselamatan kita berdasarkan kasih karunia, tetapi itu tidak berarti tidak melibatkan usaha dalam kehidupan rohani kita. Usaha atau kerja itu bukan satu kata yang jelek dalam kerajaan Tuhan.
  3. Banyak dari kita memiliki pengalaman kerja keras, berkorban dan disiplin dalam beberapa bidang hidup kita. Tetapi kalau dalam hal rohani kita berpikir bahwa itu akan selesai dengan sendirinya.
  4. Coba bayangkan jika usaha kita dalam pekerjaan kita terapkan dalam gereja atau pelayanan? Apakah itu membuat kita nyaman? Bagaimana kalau kita terlambat menerapkannya? Bagaimana kalau kita menerapkannya dengan setengah-setengah?
  5. Thomas Edison berkata: “Banyak orang kehilangan kesempatan karena kesempatan itu berbaju kerja dan seperti kerja.” Orang hanya menunggu dan memperhatikan saja.
  6. Rasul Paulus menggambarkan kehidupan Kristen itu dengan 3 gambaran dan semua gambaran ini menyatakan/melibatkan: Usaha keras, latihan dan korban.

A. SEORANG PRAJURIT: SEPERTI APA SEORANG PRAJURIT ITU?

  1. Fokus: Seorang prajurit itu fokusnya hanya satu –> menjadi seorang prajurit.
  2. Tidak peduli terhadap: hal-hal di sekelilingnya, politik atau pendapat orang.
  3. Korban: Seorang prajurit memberikan hidupnya

B. SEORANG ATLET: SEPERTI APA MENJADI SEORANG ATLET ITU?

  1. Latihan keras: “Talenta hanya membawa kita sejauh mana kita berlatih.” Keberhasilan dari seorang Atlet itu bergantung pada latihan yang keras. Orang kristenpun juga melakukan latihan rohani.
  2. Aturan: Alkitab mempunyai beberapa perintah yang jelas mengenai bagaimana seharusnya kehidupan seorang Kristen.

C. SEORANG PETANI: SEPERTI APA MENJADI SEORANG PETANI ITU?

  1. Kerja Keras: Petani itu bangun pagi-pagi/paling duluan dan tidur paling malam/paling terakhir.
  2. Kesabaran: menantikan tuaian.

D. MENGAPA KITA HARUS BEKERJA KERAS SECARA ROHANI?

1. Tuhan Yesus (8): Jangan lupa untuk siapa kita bekerja itu! Bukan untuk orang baik, atau guru atau bos. Tapi untuk Anak Tuhan.

  • a. Bukan ikatan (9) Bukan masalah kondisi kita, Firman Tuhan itu tidak membatasi kita.
  • b. Kita begitu diberkati. Kita akan diberkati luar biasa, mengapa kita datang ke gereja seperti akan berangkat ke kuburan?
  • c. Berhentilah bersikap negatip. Apakah kita menjadi malas secara rohani ketika kita diberkati? spiritually lazy?

2. Jiwa-jiwa! (10)

  • a. Tidak ada kesukaan yang luar biasa daripada melihat kehidupan yang diubahkan Tuhan. Banyak orang meluangkan seluruh hidupnya untuk tujuannya sendiri, karena mereka tidak tahu sukacita dari hidup yang diubahkan Tuhan.
  • b. Pemenang jiwa itu bekerja keras, penuh pengorbanan, ketahanan dalam penderitaan, bangun pagi-pagi, tidur larut malam, latihan, menerima proses pemuridan……
  • c. Kerja keras penuh pengorbanan. Kerja keras dalam pelayanan adalah doa.
  • d. Beberapa dari kita bekerja keras, tapi seharusnya banyak dari kita dapat bekerja lebih keras dan lebih ahli. Bukan melakukan lebih banyak pelayanan, tapi semakin efektif dalam pelayanan membawa orang yang hilang pada Tuhan dan bertumbuh menjadi murid.

PENUTUP

  1. Efisien adalah: input nol dengan output nol, tapi ini tidak efektif. Ayat 2: Apa yang kamu dengar percayakanlah itu. Jika gereja menerapkan nasihat ini, maka gereja akan mengembang secara geografi karena mereka akan mengajar orang lain dan mengutus mereka. Seorang murid perlu diperlengkapi untuk menjalankan imannya. Usaha kita tidak akan selesai sampai orang percaya baru dapat memuridkan orang lain.
  2. 1 Tim 6:10-21–> Pekerjaan pelayanan itu lebih penting daripada hal-hal pelayanan. Kita sering terjerat dalam banyak hal, tapi tidak memiliki nilai-nilai kekal dan lupa pada masalah yang sesungguhnya.
  3. Tuhan mencari pekerja keras!
  • a. Tuhan mencari orang yang hendak mendirikan tembok (Yeh. 22:30) –> “berdiri di tengah-tengah/ on the gab”
  • b. Mata Tuhan mencari-cari orang yang menyerahkan diri pada Tuhan (2 Taw. 16:9)

08/08/2009 - Posted by | OUTLINE KOTBAH

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: