KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

DUA SISI MELEPASKAN PENGAMPUNAN

DUA SISI MELEPASKAN PENGAMPUNAN

PENDAHULUAN
1. Kita manusia biasa yang masih bisa punya dan dapat berbuat kesalahan dan dosa
2. Bisa berbuat kesalahan dan dosa kepada sesama dan kepada Tuhan
3. Kita perlu melepas pengampunan atau mengampuni.

Ada kuasa didalam melepepaskan pengampunan, yang akan menjadi Blessing in disguese (berkat tersembunyi).

Mengapa kita harus mengampuni? Apa untungnya bagi kita kalau kita mengampuni?

Ternyata didalam melepaskan pengampunan atau ketika kita mengampuni orang lain itu ada 2 sisi Dampak.

2 Sisi dampak ini seperti koin dengan 2 sisi yang tidak dapat dipisahkan, itu akan terjadi semua secara bersamaan. Kedua sisi dampak itu adalah:…

A. DAMPAK BAGI DIRI SENDIRI

Matius 6:14  Karena jikalau kamu mengampuni (α ̓ φ ι ́ η μ ι) kesalahan ( π α ρ α ́ π τ ω μ α) orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

1. Melepaskan pengampunan berarti menerima Pengampunan diri.

2. Kita boleh tidak mengampuni bila kita tidak membutuhkan pengampunan dari Tuhan.

3. Pengampunan Tuhan itu dasarnya Permintaan ampun kita (doa pertobatan) DAN Pemberian ampun kita kepada orang lain YANG berbuat salah atau dosa kepada kita. Ini satu paket syarat dari Tuhan bila kita mau dosa kesalahan kita diampuni Tuhan.

4. Ingat perumpamaan pengampunan di Matius 18: 21-35.

5. Tidak mengampuni itu sama seperti kita yang Minum Racun, mengharapkan orang lain yang mati. Kitalah yang pertama mengalami keracunan itu.

B. DAMPAK BAGI ORANG LAIN

Yohanes 20:23  Jikalau kamu mengampuni (α ̓ φ ι ́ η μ ι) dosa (α ̔ μ α ρ τ ι ́ α) orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”

1. Pengampunan kita itu menjadi syarat diterima tidaknya Doa Permintaan ampun orang lain

2. Jadi tidak cukup pemberesan itu hanya dengan Tuhan. Minta pengampunan Tuhan harus dibarengi dengan minta pengampunan ke orang yang kita salahi.

3. Kita ini agent pengampunan Tuhan atas orang lain. Jadilah agent yang penuh kasih.

4. Mengampuni itu tidak mudah. Bahkan ada orang yang rela membawa mati kebenciannya atas orang lain yang menyakitinya. Pandangannya biar sama-sama mati dalam ketidak ada pengampunan atas mereka berdua.

5. Ingat dan mengerti serta menyadari hakikat atau inti Kasih Bapa — ini akan memberikan kekuatan tersendiri bagi kita untuk melepaskan Pengampunan.

PENUTUP
1. Kuasa pengampunan itu berdampak 2 sisi seperti Salib (vertikal dan horisontal) dan seperti segitiga (kita dgn mereka, mereka dgn Tuhan dan Tuhan dengan kita semua)

2. Ada kuasa yang luar biasa dalam pengampunan dan dampaknya itu bisa dirasakan sekarang dan di kekekalan.

3. Mengampuni lebih baik, lebih untung tidak ada ruginya, mengampuni itu lebih indah dan membawa keindahan dalam hidup kita .

Referensi bahasa Asli untuk pendalaman lebih lagi:
α ̓ φ ι ́ η μ ι (Aphiemi)

Definition:
1. to send away
a. to bid going away or depart
1. of a husband divorcing his wife
b. to send forth, yield up, to expire
c. to let go, let alone, let be
1. to disregard
2. to leave, not to discuss now, (a topic) 1c
2. of teachers, writers and speakers
1. to omit, neglect
a. to let go, give up a debt, forgive, to remit
b. to give up, keep no longer
3. to permit, allow, not to hinder, to give up a thing to a person
4. to leave, go way from one
a. in order to go to another place
b. to depart from any one
c. to depart from one and leave him to himself so that all mutual claims are abandoned
d. to desert wrongfully
e. to go away leaving something behind
f. to leave one by not taking him as a companion
g. to leave on dying, leave behind one
h. to leave so that what is left may remain, leave remaining
i. abandon, leave destitute

π α ρ α ́ π τ ω μ α (paraptoma)

Definition:
1. to fall beside or near something
2. a lapse or deviation from truth and uprightness
a. a sin, misdeed

α ̔ μ α ρ τ ι ́ α (hamartia)

Definition:
1. equivalent to 264
a. to be without a share in
b. to miss the mark
c. to err, be mistaken
d. to miss or wander from the path of uprightness and honour, to do or go wrong
e. to wander from the law of God, violate God’s law, sin
2. that which is done wrong, sin, an offence, a violation of the divine law in thought or in act
3. collectively, the complex or aggregate of sins committed either by a single person or by many

19/02/2015 - Posted by | Catatan Kotbah | , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: