KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

NANTIKANLAH TUHAN

NANTIKANLAH TUHAN

PENDAHULUAN
1. Kita dalam sehari-hari tidak terlepas dari kondisi “menanti”. Kita selalu mengalami menantikan sesuatu.
2. Maunya kita tidak mau ada waktu menanti. Langsung saja.
3. Ternyata didalam hubungan kita dengan Tuhan juga berlaku kata menantikan.

A. PENGERTIAN MENANTIKAN TUHAN

1. Tidak bertindak sendiri
2. Memberi kesempatan Tuhan
3. Menunggu tidak mendahului Tuhan

B. KITA MENANTIKAN TUHAN DALAM HAL

1. Mendengar Suara Tuhan
Mazmur 5:3  (5-4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu.

2. Kebaikan Tuhan (cf. Ay. 13)
Mazmur 27:13  Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!
Mazmur 27:14  Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

2. Kebenaran dan hak kita (cf. Ay. 6)
Mazmur 37:7  Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

3. Pembelaan Tuhan
Mazmur 37:8  Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan.
Mazmur 37:9  Sebab orang-orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.
Amsal 20:22  Janganlah engkau berkata: “Aku akan membalas kejahatan,” nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau.

4. Menantikan janji Tuhan (mewarisi negeri)

Mazmur 37:9 b “….tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan mewarisi negeri.”

Mazmur 37:34  Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya, maka Ia akan mengangkat engkau untuk mewarisi negeri, dan engkau akan melihat orang-orang fasik dilenyapkan.

C. KONDISI KITA DALAM MENANTIKAN TUHAN

1. Menguatkan dan meneguhkan hati (Mzm. 27: 14)
“Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!…..”

2. Berdiam diri di hadapan Tuhan (Mzm. 37: 7a)
“Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia;….”

3. Sabar dalam melihat kondisi (ay. 7b)
“……jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.”

4. Berhenti marah & panas hati (ay. 8, 9)
“Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hati itu,….”

5. Tetap ikuti jalanNya (Mzm. 37: 34a)
“Nantikanlah TUHAN dan tetap ikutilah jalan-Nya,….”

6.  Nahan dari bertindak emosional (Ams. 20: 22)
“Janganlah engkau berkata: “Aku akan membalas kejahatan, nantikanlah TUHAN, Ia akan menyelamatkan engkau.”

D. MENGAPA KITA HARUS MENANTIKAN TUHAN?

1. Itu ketetapan Tuhan bagi kita
2. Mengatur persembahan (Saat teduh & pemberian)
3. Tuhan tahu saat yang tepat
4. Tuhan tahu cara yang tepat
5. Kondisi kita sudah siap (hati dan cara hidup)
6. Tuhan dimuliakan

PENUTUP
1. Ikut Tuhan itu erat hubungannya dengan menanti-nantikan Tuhan
2. Menantikan Tuhan itu bukti kita menempatkan Tuhan sebagai Tuhan atas hidup kita
3. Hasil dalam menantikan Tuhan itu lebih baik dan tidak pernah terlambat.
4. Lakukan bagian kita, maka Tuhan akan melakukan bagianNya atas kita.

Referensi studi lanjut kata nantikanlah dalam bahasa Ibrani:

קוה –  Qawah
– Definition:
1. to wait, look for, hope, expect
a. (Qal) waiting (participle)
b. (Piel)
1. to wait or look eagerly for
2. to lie in wait for
3. to wait for, linger for
2. to collect, bind together
a. (Niphal) to be collected

20/02/2015 - Posted by | Catatan Kotbah | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: