KOLEKSI CATATAN KOTBAH

Sahabat Online Pendamping Persiapan Kotbah

SIKLUS MENJALANI PANGGILAN

SIKLUS MENJALANI PANGGILAN

(KIS 1: 4-9)

PENDAHULUAN
1. Kita MEMPERINGATI Kenaikan TY dan MENJELANG Perayaan Pentakosta ini —>  saat yang tepat untuk memahami perihal Panggilan.
2. Teks ini adalah Perkataan Terakhir TY sebelum Naik ke Sorga (berbeda dengan 7 Perkataan TY di kayu Salib). Perkataan TY diteks ini berkaitan dengan PerintahNya yang dikenal dengan Amanat Agung. Teks ini memerinci bagaimana untuk melaksanakannya.
3. TY memberikan Prinsip Panggilan, yaitu supaya kita bisa melakukan Tugas Panggilan dengan berhasil atau Efektif.

Dan Tuhan mau setiap umatNya menjadi rekan sekerjaNya untuk MENGGENAPI RencanaNya di bumi ini.
4. Apa saja yang perlu kita lewati atau ketahui untuk menjalani Panggilan?

Ada 3 TAHAPAN yang perlu kita ketahui dalam menjalani Panggilan

A. TAHAP PERSIAPAN DIRI (4-5)
1. TETAP TINGGAL DI: “Yerusalem” & “Disitu” (ay. 13)
a. Mau Diperlengkapi
Secara Natural & Alami: Para Murid : 3,5 Thn dipersiapkan
Secara Supranatural (Luar biasa):
# Berdiam diri
# Gereja Lokal dan Persekutuan

2. “membaptis air” & “Baptis RK”

b. Kerohanian:  BERTOBAT & DIPERLENGKAPI u Bertumbuh & Berkarya
3. Ini bagian kita dan ini adalah langkah pertama kita.
Dipersiapkan & Mempersiapkan diri
4. Sadar atau tidak semua yang kita lewati dan alami kita itu sedang mempersiapkan kita.

B. TAHAP PERGUMULAN (6-7)
1. RENCANA TUHAN
a. DALAM SEJARAH MISI
Bangsa Israel sejak Sumpahnya akibat Penyaliban TY (Mat. 27: 25)  TERJADI Perubahan Sejarah Misi
Matius 27:25 : Dan seluruh rakyat itu menjawab: “Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!”
#1. Tahap pertama, untuk Bangsa Israel Sebagai alatNya —> menjangkau bangsa2
#2. Tahap Kedua, untuk Bangsa Kafir (Gereja) —> Sebagai alatNya — menjangkau bangsa2 + bangsa pilihan
#3. Tahap Ketiga, kembali untuk Bangsa Israel — sebagai Target
Pelakunya: Gereja + Mesianik

b. BAGI PELAKU MISI
Hak Kesulungannya beralih ke Kita (GEREJA) –> Tongkat Estafetnya beralih ke GEREJA.
#1. Dari TARGET MISI : menjadi PELAKU MISI  (dari OBYEK mjd SUBYEK).
# Dari yang TERDAHULU  menjadi yang TERKEMUDIAN.
Nb.:
# Tuhan punya rencana atas kita masing2. Itu yang harus kita cari
# Jangan salah menafsir atau menangkap Rencana Tuhan:
Para Murid menyangkah Pemulihan Jasmani bagi Israel
Kerajaan Israel atau Kerajaan Tuhan?

2. WAKTU YANG TEPAT
“Engkau tidak perlu mengetahui MASA dan WAKTU yang ditetapkan Bapa sendiri….”.

3. BAGIAN KITA

a. Kita jangan ngurus urusan atau bagiannya Tuhan
b. Taat & Berkata Ya: Ini bagian kita, SIAP dan PEKA.

C. TAHAP PELAKSANAAN (7-8)

1. DASAR
1. “Tetapi kamu…..” —- Menerima hak istimewa
a. Kita harus yakin & sadar — menerima Panggilan
b. Ditahbiskan menjadi saksi Tuhan (ingat BUKAN bersaksi)
Harus mengalami perjumpaan pribadi
Harus punya pengalaman rohani

c. Tuhan akan beri kemampuan dan menyempurnakan Apa yang SUDAH ADA pada kita
BUKAN Mampu? TAPI Mau?
d. Misi adalah  Peperangan rohani
Kita harus sadar dan siap jasmani & rohani.

2. VISI & TARGET MISI

a. Mulai dari yang kecil dan didepan mata.
b. Bersamaan pelaksanaannya
Bukan pilihan atau urutan pelayanan (perhatihkan kata sambung “dan”, bukan “atau”). Dipakai kata “Not only”  (Bukan hanya)

c. Semakin meluas lingkupnya — Semua bangsa  (Tuhan maukah Engkau …. memulihkan Israel?).
Kita terbatas, Tapi Tuhan tidak terbatas

3. STRATEGI: Lokasi fokus awal

a. Dimulai dari Yerusalem: Keluarga kita dan Gereja Lokal kita
b. Dari dan Dengan Yerusalem: Bergerak bersama2 — Gereja Misi
c. Gereja Misi, Bukan Gereja dgn Misi

PENUTUP
1. Bagaimanapun kondisi kita saat ini — itu tahap Persiapan Kita untuk Panggilan kita.
Itu BUKAN hasil akhir, MASIH ADA proses selanjutnya dan berikutnya.
2. Dari manapun asal kita atau Dimanapun kita saat ini berada — itu adalah Tahapan Panggilan kita.
3. Bagian kita SAAT INI  adalah
   # Persiapkan Diri sebaik mungkin
   # DAN Siap Sedia BERTINDAK.
   # Ambil Kesempatan yang Ada  
   # DAN Beri Keleluasan Tuhan bekerja dalam hidup kita.
4. Kenali pimpinan Tuhan atas hidup kita — bergumullah MENCARI KEHENDAK Tuhan. Tanggalkan Pengertian kita Sendiri.
5. Jangan batasi Diri kita dan Tuhan, bagi Tuhan tiada yang mustahil.
6. Ambil bagian Pelayanan saat ini dan dari yang kecil

10/09/2015 - Posted by | Catatan Kotbah | , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: